Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Oktober 2014

LG F60, smartphone baru dengan LTE dari LG



LG terus memperkaya lini produk smartphone yang dimilikinya. Belum lama ini, produsen elektronik asal Korea Selatan tersebut telah merilis satu samrtphone terbaru, yakni LG F60. Menariknya, smartphone dengan bentang layar 4,5 inci ini telah ditopang denga jaringan 4G LTE.

Dukungan lainnya yang menjadi daya tarik LG F60 adalah penggunaan prosesor quad core berkecepatan 1,2 GHz milik Qualcomm. Tak hanya itu, dukungan prosesor ini juga diklaim oleh LG mampu menjalankan beragam aplikasi populer yang saat ini banyak tersedia di Play Store. Rencananya, LG F60 akan pertama kali dipasarkan untuk pelanggan di Eropa yang akan diikuti oleh Asia dan Amerika mulai pertengahan Oktober tahun ini.

Selain dukungan prosesor quad core yang terbilang cepat, smartphone ini juga telah dibekali dengan sistem operasi Android 4.4 KitKat. Memiliki tubuh yang tipis dan ramping, LG F60 juga disematkan baterai berkapasitas 2.100 mAh. LG juga berani mengkalim bahwa catu daya yang dimiliki mampu menjaga keseimbangan smartphone ini untuk berkerja serta menjadi saran hiburan di waktu senggang.
Fitur lainnya yang juga turut disematkan oleh LG ke dalam smartphone ini adalah Gesture Shot, yakni sebuah fitur unik yang berkaitan dengan foto selfie. Lewat fitur tersebut, pengguna cukup mengepalkan tangan lalu membukanya di depan lensa. Selanjutnya, kamera depan LG F60 akan melakukan hitungan mundur tiga detik sebelum shutter dipicu secara otomatis.

Tidak hanya itu, guna mengoptimalkan kamera depannya yang memiliki resolusi VGA 1,3 MP, LG juga membenamkan fitur Front Camera Light. Lewat fitur ini, LG berupaya meningkatkan cahaya tambahan dengan menampilkan cahaya putih yang cukup terang di sekitar layar, terutama dalam mode self-portrait.

Masih berkaitan dengan dukungan kamera yang dibenamkan, LG juga menyematkan fitur Touch & Shoot. Lewat fitur ini, pengguna dapat menangkap sejumlah momen menarik di hadapannya dengan lebih cepat. Pengguna pun tidak lagi direpotkan untuk mengatur fokus. Ada pula fitur Knock Code. Tentu saja, fitur ini sudah sangat familiar di mata konsumen LG, yakni untuk membuka layar smartphone berdasarkan pola yang sudah diatur sebelumnya.

Jong-seok Park, Presiden sekaligus CEO LG Electronics Mobile Communications lewat rilisnya yang disebarkan melalui LG Newsroom mengatakan bahwa LG terus membuktikan dirinya dengan beragam inovasi. Salah satu inovasi yang ditunjukkan adalah dengan melahirkan LG F60, yakni sebuah smartphone yang telah ditopang dengan jaringan 4G LTE.

"Kehadiran LG F60 menawarkan banyak pengalaman bagi pengguna premium, baik anak-anak muda atau pun para orang tua. Saat ini, banyak dari mereka yang mencari perangkat mobile dengan fitur kecepatan, namun juga memiliki harga yang terjangkau. Untuk itulah, LG kembali berinovasi dengan menghadirkan LG F60," ujar Jong-seok Park.

Rencananya, F60 akan tersedia dalam versi Sim Card tunggal dan ganda. Tentu saja, perangkat ini juga cocok bagi para pengguna bisnis. Sayangnya, LG belum mau berbicara banyak mengenai harga yang ditawarkan.

Kamis, 02 Oktober 2014

Batre Android boros? Berikut tips agar lebih hemat

Ilustrasi sistem operasi Android.Pengguna ponsel Android sering kali mengeluhkan daya tahan baterainya. Ponsel Android seringkali kehabisan daya kurang dalam waktu 24 jam. Salah satu solusi adalah membawa power bank sehingga Anda bisa melakukan pengecasan dimana saja.
Tapi sebenarnya Anda bisa memperpanjang daya tahan ponsel Android Anda dengan mempraktikkan beberapa tips berikut.
1. Non-aktifkan laporan lokasi dan sejarah lokasi
Penggunaan GPS menguras daya baterai karena aplikasi tersebut mengaktifkan chip GPS ponsel, berinteraksi dengan tower operator dan hotspot Wi-Fi untuk menemukan lokasi Anda. Semakin sering ponsel melacak lokasi Anda, semakin banyak pula daya yang digunakan. Dan itu tak termasuk penggunaan aplikasi Google Maps.

Fitur laporan lokasi dan sejarah lokasi adalah dua aplikasi yang tidak Anda gunakan setiap saat. Jika Anda ingin menghemat daya baterai, kedua fitur itu bisa dimatikan dengan menuju ke Settings --> Location --> Google Location Reporting dan non-aktifkan keduanya.
2. Matikan Google Now
Google Now adalah asisten personal yang baik, tapi penggunaannya akan menguras daya tahan baterai. Untuk menghemat daya melalui penonaktifan beberapa fitur Google Now, Anda bisa menuju ke Google Now, arahkan ke bagian terbawah halaman. Matikan fungsi Travel time dan Nearby places yang menguras daya karena menggunakan fitur GPS.

3. Pemindaian Wi-Fi
Anda tentu mengetahui bahwa jika fitur Wi-Fi tidak dimatikan maka penggunaan daya baterai bakal lebih banyak. Tapi ternyata jika Anda telah mematikan fitur tersebut, ponsel Android masih mencari Wi-Fi yang bisa diakses.

Untuk memastikan baterai ponsel Anda tak terkuras, periksa Wi-Fi Settings --> Advanced dan matikan centang dalam kotak Wi-Fi scanning.
4. Matikan fitur sinkronisasi
Saat Anda menambahkan akun e-mail dalam ponsel, Google akan mengansumsikan bahwa Anda selalu ingin mensinkronisasikan semuanya. Sinkronisasi tersebut termasuk pembelian melalui Google Play, Google Keep serta foto-foto.

Fitur sinkronisasi foto ternyata sangat menguras baterai. Setiap kali Anda memotret, Google akan mengunggahnya ke akun Anda sebagai salinan.
Ada dua cara yang bisa Anda lakukan. Matikan sinkronisasi ini dengan menuju ke Settings dan carilah alamat e-mail Anda dalam kolom akun. Klik nama akun untuk mengakses pengaturan sinkronisasi, dimana Anda bisa mengatur apa saja yang tak ingin disinkronisasi secara otomatis. Didalamnya termasuk opsi Google Photos.
Jika hal tadi terlalu rumit, Anda bisa mematikannya ke Gallery app --> Settings dan mematikan sinkronisasi Google Photo.
5. Gunakan aplikasi penghemat daya
Jika Anda tak yakin seberapa boros sebuah aplikasi menguras daya Anda, Anda bisa menggunakan aplikasi penghemat baterai.

Beberapa aplikasi yang bisa digunakan adalah Battery Defender, Juice Defender, Go Battery Saver & Power Widget, Autorun Manager atau Tasker.

Android L masih menyimpan bugs

Temuan Terbaru, Android L Masih Dipenuhi Bugs
Google tampaknya masih belum siap untuk mengungkap detil lebih jauh tentang Android L. Mereka bahkan masih belum berani untuk mengumumkan nama resmi dari sistem operasi terbaru yang bakal meneruskan Android KitKat. Google sendiri dikabarkan masih berusaha untuk memperbaiki experience dari Android L.
Berdasarkan laporan Android Police, 18 bugs berhasil dibereskan oleh tim Android Issue Tracker, termasuk problem tethering dan networking yang berhubungan dengan proxy servers, Wi-Fi, dan Bluetooth. Tetapi, Issue Tracker masih menemukan 1100 masalah dalam Android L. Dari semuanya itu, hanya 58 yang berhasil diperbaiki dan 200 lainnya dilabeli sebagai tertutup, tidak valid, selesai atau “gagal diperbaiki.” Bisa disimpulkan bahwa masih banyak bugs yang harus dibenahi sebelum Android L dirilis.
Sementara itu, sebuah video menunjukkan gambaran dari bentuk Android L. Tetapi para user juga harus memahami bahwa dalam memperbaiki bug, Google sekaligus bekerja untuk menyempurnakan desain Android L, karena Material Design bakal menjadi fitur kunci dari sistem operasi terbaru dari Google tersebut.

Phone Arena turut membeberkan temuan mereka dengan menunjukkan beberapa perubahan kecil pada visual, termasuk tombol navigasi yang diperkecil dan ikon status bar yang baru.